Akhir-akhir ini banyak sekali bejamuran rumah makan warteg atau di sebut juga warung tegal pertama kali warteg itu dar tegal pada awalnya banyak dikelola oleh masyarakat dari dua desa
di Kabupaten Tegal dan satu desa di Kota Tegal yaitu warga desa
Sidapurna, Sidakaton Kecamatan Dukuhturi Kabupaten Tegal
& Krandon. Pengelola warung tegal di Jakarta
yang asli orang Tegal biasanya tergabung dalam Koperasi Warung Tegal,
yang populer dengan singkatan Kowarteg. Kowarteg hingga saat ini masih
kediketuai oleh Sastoro.
kenapa warteg itu banyak di sukai masyarakat karena makannya enak serta harganya yang miring jadi warteg banyak di sukai di masyarakat, di Jakarta saja sudah lebih dari seribu warteg berdiri,warteg seperti masakan rumahan yang sering di masak di rumah jadi cocok di lidah siapa saja
Tetapi awalnya
untuk porsi makan yang di berikan diambil secara bebas atau prasmanan.
dimana tidak ada takaran khusus untuk setiap porsi makan, khususnya
untuk nasi. Jadi awalnya tuh warteg hanya untuk tempat makan para
musafir atau pekerja-pekerja daerah situ yang kemudian membayar dengan
seikhlasnya.
Melihat dari
besarnya peluang warteg ini, para pengusaha mulai membuka warteg-warteg
di kota-kota atau daerah-daerah yang potensial dan memperkerjaka orang
asli daerah sana untuk memasak dan mengelola warteg tersebut. Nah
jadilah warteg yang sekarang.
Nah itulah sedikit cerita yang boleh dibilang dramatisir mengenai asal muasal warteg. Semoga bermanfaat :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar